MAKANAN TINGGI KOLESTEROL/TRIGLISERID/ASAM URAT (Yang dihindari)
- Otak (sangat tinggi)
- Jeroan (usus, babat, ginjal, dll)
- Daging merah/berkaki 4
- Susu sapi / Susu “full cream”
- Keju,. Margarine / mentega
- Kuning telur atau saosnya
- Es Krim / Kue tart
- Coklat/kuenya/juicenya
- Semua jenis lemak hewani
- Santan / minyak kelapa
- Sea food (udang, kepiting, cumi-cumi)
- Kue yang manis dan mengandung susu/keju/mentega/coklat/lemak hewani
- Buah alpokat, durian, sawo (tinggi kalori/trigliserida)
Yang mengandung asam urat (reumatik) ialah mlinjo, bayam, kubis, udang, jeroan. Meskipun “manis” bukan merupakan kolesterol, namun perlu dibatasi karena berkaitan dengan metabolisme lemak. Makanan diatas menyebabkan peningkatan lemak (kolesterol) dalam darah yang merupakan faktor resiko utama Penyakit Jantung Koroner (PJK) dan pencegahannya harus dimulai sejak usia anak.
Tentunya bukan dipantang sama sekali tetapi ‘dibatasi” dan disesuaikan dengan kebutuhan energi (tenaga) yang dipakai sehari-hari. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk “olah raga teratur sejak usia anak” juga. Hati-hati dalam pengaturan makanan, jangan justru menyebabkan anda “salah gizi” dan menimbulkan kelainan/penyakit yang lain. Obesitas (kegemukan) merupakan faktor resiko PJK dan “ penyakit sindrom metabolik”.
MAKANAN RENDAH LEMAH JENUH/PENGGANTI MANAKAN DIATAS (Yang Dianjurkan)
- Daging warna putih (jenis ikan terutama tawar)
- Daging ayam atau sejenis yang telah disingkirkan kulit atau lemaknya
- Susu Skim, susu kedelai
- Kedelai, tahu, tempe
- Jenis kacang-kacangan
- Gandum, jagung, kentang, tales, jenis ketela/ubi, nasi
- Minyak nabati (jagung)
- Putih telur (harus masak)
- Buah-buahan (selain diatas) terutama apel, jeruk
- Semua sayuran, kecuali yang mendandung asam urat seperti diatas
Vitamin yang mengandung C, E asam folat sangat baik untuk ditambahkan dalam menumakanan. Selain mencegah PJK dengan diit, maka harus mengontrol faktor resiko PJK yang lain sesuai petunjuk dokter spesialis jantung. Merokok harus di STOP (bukan mengurangi) dan jika telah mengidap tekanan darah tinggi harus mengurangi asin (garam) dan rajin minum obat sesaui petunjuk dokter spesialis jantung. Kebiasaan minum kopi perlu dihilangkan, mengendalikan emosi dan mencegah strees sangat penting dalam kehidupan karena justru faktor tersebut sering menjadi pencetus “serangan jantung mendadak” bahkan komplikasinya yakni STROKE ( kelumpuhan syaraf otak sampai KOMA) dan meninggal mendadak. Salah satu cara mengatasi stress ialah kembali bertawakal dan berserah diri disertai rasa syukur kepada Tuhan YME, atas karunia yang telah dianugrahkan kepada kita masing-masing (MakhlukNya)
Pemeriksaan darah (laboratorium), EKG, bila perlu Tradmil Test secara berkala sesuai dengan petunjuk SpJP diharapkan dapat mendiagnosis dini/sejak awal & pencegahan primer dapat dilaksanakan dengan baik.
BEBERAPA KELUHAN / GEJALA SAKIT JANTUNG PADA UMUMNYA
- Lekas capai, tidak bertenaga, lemah
- Sesak napas waktu kerja ringan atau bahkan sedang istirahat
- Sesak jika berbaring datar/tanpa bantal tinggi, seperti asma
- Sakit/rasa berat di dada menjalar ke lengan, ulu hati
- Berdebar tanpa sebab, nadi tidak teratur dengan cepat atau lambat
- Pusing (berputar) sampai pingsan
- Mual sampai muntah
- Lekas kenyang sewaktu makan
- Perut dan kaki bengkak
- Kulit/mata kuning, jika hati telah ikut bengkak (komplikasi)
- Biru pada ujung jari dan seperti ujung tabuh (pada kelainan jantung bawaan)
Demikian penjelasan Dokterku tentang diit jantung, gejala/tanda, pencegahannya, agar dapat dimaklumi dan dipahami serta dilaksanakan, sehingga terhindar dari PJK + KOMPLIKASINYA, atau penyembuhan yang optimal. Ingat “5 Kendali Serangan Jantung” yakni 1. Diit 2. Olah raga aerobic yang teratur dan sesaui dosis 3. Cegah emosi dan stress 4. Minum obat teratur sesaui anjuran SpJK (jangan menunggu adanya keluhan sakit) 5. Tawakal kepada Tuhan YME.
Semoga bermanfaat

Naahhh………, kalau dah tau gini…sebaiknya dilaksanakan aja dech…., bukankah kesehatan adalah harta yang tidak bisa dinilai harganya dibandingkan harta materi lain..?,di saat sakit kita akan membayarnya dengan semua yang kita miliki…., waow……, berapa itu…?…, jadi kesehatan adalah berkat yang harus disyukuri pertama kali dalam hidup, dg salah satu cara …….., seperti di atas….iya khan ? Ya iyalah.